Contact Form

Widget HTML Atas

Label List

Pesona Indonesia

Time Traveller Wisata Banten Yang Unik

Banten, Indonesia

Pengembangan Pariwisata Provinsi Banten diidentifikasikan atas 204 Obyek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten. Terdiri dari 84 Obyek Wisata Alam, 34 Obyek Wisata Sejarah dan Budaya, 24 Obyek Wisata Buatan, 9 Obyek Wisata Living Culture dan 48 Obyek Wisata Atraksi Kesenian. Sebanyak 71 ODTW (34,8%) merupakan kawasan wisata yang telah berkembang dalam skala nasional maupun internasional. selain itu sekitar 100 ODTW (49,0%) merupakan Destinasi Wisata yang potensial untuk dikembangkan. Pola pengembangan pariwisata Provinsi Banten meliputi 18 kawasan, diantaranya Pantai, Wisata Ziarah, Wisata Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) serta Pulau dan Anak Gunung Krakatau serta tak terhitung jumlahnya dalam potensi wisata dibanten. 


Time Traveller Wisata Banten Yang Unik


TNUK yang berada di dekat dengan Cibaliung, Banten ini memiliki culture budaya yang sangat unik dan ramah. serta penuh dengan wisata alam dan wisata pantai yang menakjubka. 

Objek wisata yang menawan ini adalah sala satunya Wisata Cibaliung Pandeglang Banten, yang biasanya orang mengenal dengan nama sebutan tersebut memiliki olahan gula merah tradisional.



Keunikan WIsata Di Banten 

Masing-masing wilayah memiliki karakteristik sumber daya pariwisata budaya, alam, buatan dan kehidupan masyarakat tradisional (living culture) yang berkembang sebagai destinasi wisata berskala nasional bahkan internasional seperti Pesona Pantai Anyer, Carita & Tanjung Lesung, wisata bahari Pulau Umang, Taman Nasional Ujung Kulon, wisata Religi Banten Lama dan keunikan Masyarakat Tradisional Baduy.

Disis lain adanya potensi wisata bahari yang menakjubkan ada di  carita dekat dengan penginapan ecollage


Jangan lupa selalu berkunjung ke Banten yang eksotis wiisatwan yang budiman, jangan lupa kembali



Wisata Cibaliung
Mengenalkan Budaya Indonesia dan Lokal | Berbagi Informasi Tentang Wisata

Related Posts

Post a Comment

Subrek Budaya Dong